Depok – Suasana haru dan gembira menyelimuti lapangan SD Negeri Depok Baru 8, Senin (2/6), saat digelarnya acara pelepasan siswa kelas VI. Derai air mata dan tawa bahagia tumpah ruah mewarnai momen perpisahan yang penuh makna ini.

Acara dimulai dengan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, yang dipimpin langsung oleh Kepala SDN Depok Baru 8, Lia Rizkiyah, selaku pembina upacara. Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan seremoni pelepasan siswa. Momen simbolis ini ditandai dengan pelepasan atribut sekolah oleh Kepala Sekolah, disusul dengan prosesi bersalaman antara siswa kelas VI dengan para guru serta adik-adik kelas I hingga V.
Meski berlangsung sederhana, acara ini sarat emosi. Beberapa siswa tampak gembira saat menerima amplop kelulusan. Bahkan, ada momen kesedihan mendalam tangisan pun pecah, ketika beberapa siswa sempat tidak diberi amplop kelulusan, tanda tidak lulus. Namun akhirnya mereka mengetahui bahwa itu hanyalah gurauan, tangis haru pun pecah—menjadi simbol kegembiraan dan rasa lega yang mendalam. Semua siswa dinyatakan lulus 100 persen.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Lia Rizkiyah menyampaikan pesan dan harapan kepada para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
“Kini tiba saatnya kalian meninggalkan sekolah ini dan melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Sedih, ya? Tapi memang begitulah hidup, ada pertemuan, ada pula perpisahan. Ibu berharap kalian semua lulus dan terus menjaga nama baik SDN Depok Baru 8,” ungkapnya saat akan diumumkannya kelulusan siswa.
Kepala Sekolah juga berpesan agar para siswa tetap menjalin silaturahmi dengan para guru.
“Ingat, tidak ada mantan guru. Di mana pun kalian bertemu Bapak dan Ibu Guru, sapa dan hormatilah mereka. Semoga kalian semua sukses meraih cita-cita,” pesannya penuh haru.
Tak lupa, Kepala Sekolah juga menyampaikan permohonan maaf kepada para orang tua atau wali murid jika selama proses pembelajaran ada kekhilafan dari pihak sekolah.
“Kami mohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan selama anak-anak belajar di sini. Terima kasih atas kerja sama dan kepercayaan yang telah diberikan. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kesehatan dan rezeki agar Bapak dan Ibu dapat terus mendukung cita-cita ananda,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, pihak sekolah juga mensosialisasikan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2025 yang disampaikan oleh Riky Robyansah, akrab disapa Roby. Ia menjelaskan bahwa sistem zonasi kini telah digantikan dengan sistem domisili, yang mengacu pada Kartu Keluarga (KK) berbarcode.
“Penentuan titik koordinat lokasi siswa sekarang berdasarkan alamat yang tertera di KK. Orang tua tinggal mengunggah dokumen kelulusan yang diterima hari ini untuk melengkapi pendaftaran, yang sudah dibuka sejak 2 Mei,” jelas Roby.
Ia juga menyatakan kesiapan membantu orang tua yang mengalami kesulitan dalam proses unggah dokumen secara daring.
“Jika ada orang tua murid yang kesulitan, saya siap membantu dengan tangan terbuka,” ujarnya.
Pelepasan siswa SDN Depok Baru 8 tahun ini menjadi momen yang tak terlupakan, menyimpan kenangan indah penuh emosi bagi para siswa, guru, dan orang tua.(Rh)
