Depok – Laboranews.com | Komitmen PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat kembali ditegaskan melalui kegiatan sharing session bertajuk “Pelayanan Pelanggan dan Pemasaran di Perusahaan Modern Global PT Nestlé Indonesia”.
Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Pusat PT Tirta Asasta Depok pada akhir Juni lalu ini diikuti oleh 47 pegawai dari berbagai unit kerja. Acara ini menjadi bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang secara konsisten dilakukan oleh perusahaan air minum milik daerah tersebut.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan SDM yang rutin kami jalankan. Tujuannya adalah membekali pegawai dengan pengetahuan terkini tentang pelayanan pelanggan dan strategi pemasaran modern yang diterapkan di perusahaan kelas dunia,” ujar Direktur Utama PT Tirta Asasta Depok, Olik Abdul Holik.
Olik menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi perusahaan, yakni menjadi Perusahaan Air Minum dengan kinerja terbaik melalui pelayanan prima dan berwawasan lingkungan. Ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme para peserta.
“Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan formal, melainkan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat fondasi pelayanan yang berkelanjutan. Harapannya, wawasan yang diperoleh dapat diterapkan langsung dalam pelayanan sehari-hari, sehingga Tirta Asasta semakin dipercaya sebagai penyedia layanan air minum berkualitas dan responsif,” tambahnya.
Dalam sesi ini, Tirta Asasta menghadirkan narasumber Harry Purnama, trainer dan coach profesional yang memiliki pengalaman panjang di bidang pengembangan kepemimpinan dan pelayanan. Harry adalah alumni PT Nestlé Indonesia dan pernah menjabat sebagai Field Operation Manager untuk wilayah Indonesia Timur serta Project Manager di kantor pusat Nestlé Indonesia. Ia juga pernah menjadi trainer untuk BCA Prioritas.
Melalui sesi yang berlangsung interaktif dan inspiratif, Harry membagikan pengalaman nyatanya dalam membangun budaya pelayanan unggul dan strategi pemasaran yang berorientasi pada pelanggan. Ia menekankan pentingnya transformasi pola pikir (mindset) pegawai, dari sekadar menjalankan tugas menjadi pelayan publik yang mampu mendengar dan merespons kebutuhan pelanggan secara cepat, empatik, dan profesional.
“Kekuatan utama perusahaan modern tidak hanya terletak pada produk atau jasa, tetapi pada kemampuan SDM-nya dalam menciptakan pengalaman pelanggan yang menyenangkan dan bernilai,” ungkap Harry.
Kegiatan ditutup dengan diskusi kelompok dan refleksi bersama. Para peserta menyampaikan rencana tindak lanjut yang akan diterapkan di unit kerja masing-masing serta memberikan evaluasi terhadap materi dan pelaksanaan kegiatan.
Melalui kegiatan ini, PT Tirta Asasta Depok menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan pelayanan publik yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Ke depan, perusahaan akan terus menggulirkan berbagai program peningkatan kompetensi SDM sebagai bagian dari transformasi menuju layanan yang lebih modern dan terpercaya. (Rohana)
