Gambar: Mangihut Sinaga, S.H., M.H. Anggota MPR RI menyelenggarakan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Dapilnya, yakni Sumut III (Kab. Dairi)
Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Mangihut Sinaga, S.H., M.H., melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di SMKN 1 Sidikalang, Kecamatan Batang Beruh, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Acara ini diikuti mayoritas pelajar Sidikalang yang antusias menyimak materi kebangsaan yang disampaikan.
Dalam pemaparannya, Mangihut menekankan pentingnya pemahaman generasi muda terhadap Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya, pilar kebangsaan ini adalah fondasi utama yang harus dipegang teguh oleh seluruh warga negara, khususnya generasi pelajar yang kelak menjadi penerus bangsa.
Gambar: Antusiasme para partisipan yang turut aktif pada saat penyampaian materi oleh Mangihut Sinaga
“Kita ingin anak-anak muda di Dairi, khususnya para pelajar di Sidikalang, tidak hanya cerdas dalam bidang akademik tetapi juga memiliki pemahaman kuat tentang kebangsaan. Empat Pilar ini bukan sekadar hafalan, melainkan harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Mangihut Sinaga.
Mangihut juga menekankan bahwa tantangan zaman, termasuk arus globalisasi dan perkembangan teknologi, tidak boleh membuat generasi muda kehilangan jati diri. Dengan berpegang pada Pancasila dan semangat persatuan, pelajar Indonesia akan mampu menghadapi berbagai perubahan dunia tanpa kehilangan nilai luhur bangsa.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga semangat *Bhinneka Tunggal Ika* di tengah perbedaan, serta berpartisipasi aktif dalam menjaga keutuhan NKRI.

Gambar: Para Pelajar dan Masyarakat berpartisipasi dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Mangihut Sinaga, S.H., M.H.
“Sebagai pelajar di era digital, kalian adalah garda terdepan untuk menjaga persatuan bangsa. Jangan sampai terpengaruh oleh hal-hal yang bisa memecah belah kita. Ingat, Indonesia berdiri kokoh karena kita beragam, tetapi tetap satu,” tambahnya.
Acara sosialisasi berlangsung interaktif, di mana siswa-siswa turut berdialog dengan Mangihut mengenai isu-isu kebangsaan yang dekat dengan kehidupan mereka. Para siswa mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dan merasa lebih termotivasi untuk memahami serta mengamalkan nilai-nilai kebangsaan.
Dengan adanya kegiatan ini, Mangihut Sinaga berharap sosialisasi Empat Pilar tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan nyata para siswa, baik di sekolah, keluarga, maupun di masyarakat.
