Depok — Laboranews.com | Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok merampungkan kegiatan Penataan Simpang Grand Depok City (GDC) yang berlokasi di Jalan KSU. Proyek ini dikerjakan dengan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) Tahun 2025 senilai Rp4,5 miliar.
Pekerjaan penataan simpang tersebut dilaksanakan oleh CV Theresia Putri Permata dengan masa pelaksanaan selama dua bulan, terhitung sejak 4 November hingga 30 Desember 2025.
Berdasarkan pantauan di lapangan hingga Selasa (30/12/2025), pekerjaan fisik telah memasuki tahap akhir berupa perapihan dan pembersihan area proyek.
Arus lalu lintas di Simpang GDC terpantau berjalan lancar dan lebih tertata, tanpa terjadi kemacetan, setelah rekayasa jalan diterapkan.
Sejumlah pekerja masih terlihat melakukan aktivitas perapihan taman serta pembersihan area sekitar simpang.
Selain itu, pada area bundaran Simpang Grand Depok City kini terpasang tulisan “Bersama Depok Maju, Jabar Istimewa” yang menambah nilai estetika sekaligus menjadi ikon baru Kota Depok.
Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianty, menjelaskan bahwa penataan simpang ini bertujuan untuk meningkatkan kelancaran arus lalu lintas sesuai dengan kajian yang telah dilakukan oleh Dinas Perhubungan.
“Tujuan utamanya agar arus lalu lintas menjadi lebih lancar sesuai kajian dari Dinas Perhubungan,” ujarnya.
Terkait penataan keindahan kawasan simpang, Citra menyebutkan masih terbuka kemungkinan adanya pekerjaan lanjutan yang akan ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).
“Untuk keindahan simpang ini kemungkinan akan ada pekerjaan lanjutan, namun kami belum berkoordinasi secara detail. Insyaallah pasti akan dibuat,” jelasnya.
Citra juga mengapresiasi kinerja pelaksana proyek yang mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai target waktu meski dengan durasi pelaksanaan yang relatif singkat.
“Luar biasa, dengan deadline dua bulan dan tingkat kesulitan pekerjaan yang cukup tinggi, proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu,” tambahnya.
Sementara itu, kontraktor, Sitorus, menyampaikan bahwa progres pekerjaan telah mencapai 98 persen dan dijadwalkan untuk Provisional Hand Over (PHO) pada Rabu, 31 Desember 2025.
“Harus selesai malam ini,” tegasnya.(Rohana)
