Depok — Laboranews.com | Wali Kota Depok, Supian Suri merayakan ulang tahunnya yang ke-51 dengan menggelar acara syukuran yang dirangkai dengan buka puasa bersama pada Jumat (27/2/2026) di kediamannya.
Perayaan tersebut dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi serta warga Depok yang tampak antusias mengikuti rangkaian acara.
Dalam kesempatan itu, Edi Sitorus, anggota DPRD Kota Depok dari Partai Demokrat, turut menyampaikan doa dan harapannya bagi Wali Kota Depok.
“Selamat ulang tahun Pak Supian Suri. Semoga beliau selalu sehat dan diberi kekuatan dalam memimpin Depok menjadi lebih baik lagi,” ujar Edi.
Ia berharap di bawah kepemimpinan Supian Suri, pembangunan kota semakin maju, infrastruktur semakin baik, kemacetan berkurang, serta kesejahteraan masyarakat meningkat.
Selain itu, angka pengangguran dan kemiskinan diharapkan terus menurun.
Menurut Edi, sejumlah program pembangunan yang berjalan menunjukkan keseriusan pemerintah kota dalam membenahi Depok. Salah satunya fokus pada pengurangan kemacetan melalui pembangunan infrastruktur, termasuk rencana pembangunan flyover Margonda, pembebasan lahan underpass Citayem tahun ini yang dilanjutkan pembangunan tahun depan, serta pengembangan infrastruktur jalan di kawasan Sawangan.
Di sektor pendidikan, Pemerintah Kota Depok juga menyiapkan program beasiswa bagi masyarakat yang ingin melanjutkan kuliah gratis, bekerja sama dengan berbagai institusi pendidikan yang telah diinventarisasi pemerintah.
Sementara di bidang kesehatan, Edi menjelaskan bahwa program Universal Health Coverage (UHC) tidak dihapuskan, melainkan sedang dievaluasi, terutama terkait besarnya pembayaran kepada BPJS Kesehatan. Evaluasi dilakukan agar bantuan lebih tepat sasaran, diprioritaskan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Terkait persoalan sampah, Pemkot Depok saat ini tengah memproses kerja sama dengan pihak ketiga untuk pembangunan teknologi pengolahan sampah di TPA Cipayung. Proyek tersebut ditargetkan menelan biaya sekitar Rp280 miliar dengan kapasitas pengolahan hingga 1.000 ton sampah per hari.
“Rencananya September nanti sudah harus berjalan. Mudah-mudahan persoalan sampah bisa segera teratasi, karena ini bukan hanya masalah Depok, tetapi juga daerah lain,” jelas Edi.(RhS)
