Pembangunan

Camat Cimanggis Rahmat Maulana Bahas Efisiensi Anggaran, UHC hingga Akses Pendidikan

Depok – Laboranews.com |  Camat Cimanggis Rahmat Maulana biasa dipanggil Pace menghadiri kegiatan reses anggota DPRD Kota Depok Ir. Edi Sitorus di Kelurahan Harjamukti, Kec. Cimanggis, Minggu (10/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, Rahmat memaparkan sejumlah isu yang menjadi perhatian warga, mulai dari efisiensi anggaran, layanan kesehatan, hingga akses pendidikan.

Rahmat menjelaskan, Pemerintah Kota Depok saat ini melakukan efisiensi anggaran hingga 35 persen sehingga diperlukan penghematan di berbagai sektor. Kondisi tersebut juga menjadi salah satu alasan penerapan kebijakan work from home (WFH) di lingkungan pemerintah.

Terkait keluhan warga mengenai insentif Bimbingan Rohani (Bimroh), Rahmat menegaskan bahwa insentif tersebut tidak dihapus, melainkan mengalami pengurangan. Ia menyebutkan, penjelasan lebih rinci terkait kebijakan tersebut berada di bawah kewenangan Dinas Sosial.

Pada sektor kesehatan, Rahmat menyinggung kebijakan Universal Health Coverage (UHC). Ia menyampaikan bahwa sebelumnya pembiayaan layanan kesehatan dapat dilakukan selama anggaran tersedia. Namun saat ini anggaran mengalami pemotongan hingga Rp380 miliar, ditambah penghentian bantuan dari pemerintah provinsi.

SIMAK JUGA :  Air Bersih Bukan Sekadar Jernih: Tirta Asasta Depok Hadirkan Layanan Uji Kualitas Air untuk Masyarakat

Meski demikian, ia menegaskan Pemerintah Kota Depok tetap berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan, khususnya bagi warga kurang mampu. “Silakan warga datang berobat ke puskesmas karena saat ini layanan puskesmas gratis. Jangan sampai karena tidak punya uang jadi tidak berobat,” ujarnya.

Rahmat menambahkan, UHC merupakan amanat undang-undang yang mewajibkan pemerintah memberikan jaminan layanan kesehatan bagi masyarakat. Karena keterbatasan anggaran, prioritas kini difokuskan kepada warga tidak mampu. Ia juga meminta kader untuk melakukan pengecekan ulang data kesejahteraan (desil) melalui Puskesos apabila ditemukan ketidaktepatan penerima bantuan.

Selain kesehatan, warga juga menanyakan pembangunan SMP Negeri 35. Rahmat menjelaskan lahan sekolah di wilayah Curug sebenarnya telah dibeli, namun proses pembangunan terkendala akses jalan yang sempit sehingga membutuhkan pembebasan lahan tambahan yang hingga kini masih menemui keberatan dari warga sekitar.

Sebagai solusi, Pemerintah Kota Depok menghadirkan Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) di wilayah Curug yang berjarak sekitar satu kilometer. Ia menyebutkan, saat ini terdapat 49 sekolah tingkat SMP yang bekerja sama dengan Pemkot Depok dalam program tersebut.

SIMAK JUGA :  H. Hamzah Tegaskan Lebaran Depok Bukan Sekadar Hiburan, tapi Pelestarian Budaya

Rahmat mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan sekolah gratis tersebut apabila belum tertampung di sekolah negeri. Ia juga meminta warga melaporkan kepada lurah jika terdapat anak usia sekolah yang belum bersekolah atau warga yang tidak memiliki ijazah untuk mengikuti kejar paket pendidikan non formal. (Rohana)

berita lainnya

Ketua Pansus DPRD Depok H. Hamzah Beberkan Solusi Atasi Masalah Sampah, Dorong Pengelolaan Berbasis RW

Rohana Sinaga

Meski Disegel Kementerian Lingkungan Hidup, TPA Cipayung Depok Tetap Beroperasi karena Tidak Ada Alternatif

Rohana Sinaga

Reses Anggota DPRD Kota Depok H. Hamzah SE, MM, Perlunya Peningkatan IPM Masyarakat Depok Khususnya di Kecamatan Tapos

Rohana Sinaga
error: Content is protected !!