PENDIDIKAN & OLAHRAGA

SMPN 15 Depok, Tahun Ajaran Baru Ikuti Program Kurikulum Merdeka Belajar

Kepala sekolah SMPN 15 Depok, Afrida S.Pd

Depok – Laboranews.com

Siswa SMPN 15 hari ini serius mengikuti  ujian kenaikan kelas tahun 2022 berlangsung aman,Jumat (10/6/2022) Jln Kampung  Tipar Cimanggis Mekarsari.

 

Kepala Sekolah SMPN 15 Afrida.S.Pd ,  saat ditemui diruangannya mengatakan, hari ini berlangsung  ujian kenaikan kelas , yaitu kelas 7 dan kelas 8,mudah-mudahan anak-anak mengerjakan materi ujian yang diberikan berjalan dengan baik.

 

Diterangkannya, “seperti  tahun sebelumnya  PPDB sudah akan mau dimulai, yaitu pendaftaran  tanggal 27 Juni ,kami siap melaksanakan , jika Juknisnya sudah disampaikan oleh Dinas Pendidikan Depok. Tahun ini siswa kelas 7, kelas 8 dan 9 ada delapan rombel, namun untuk  PPDB nanti  kami akan menambah satu rombel,”ungkapnya.

 

Lebih lanjut dirinya menjelaskan,  untuk  tingkat  kelulusan  siswa kelas 9 , pihaknya  melihatnya  lulus semua,  dan target untuk  masuk SMAN, dikatakannya  pihaknya  tidak bisa memberikan  target spesifik  prosentase masuk ke SMA negeri, karena orangtua siswa mempunyai  rencana sendiri untuk anaknya, kemana melanjutkan  sekolah tingkat  atas setelah  lulus dari sini.

SIMAK JUGA :  Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan

 

“Harapan kami anak-anak ini setelah  lulus dari sini, diterima disekolah negeri  ataupun swasta  yang terbaik , pendidikan swasta  juga mempunyai peran yang penting untuk meningkatkan mutu akhlak dan  akademik siswa. Untuk mutu pendidikan  sekolah  negeri  maupun  swasta sama saja, peran orangtua itu yang penting, memperhatikan dan memberikan  support  ke anaknya untuk masa depannya, “paparnya.

 

Dirinya juga menyampaikan,bahwa ada satu guru disini yang lulus sebagai guru penggerak, dimana guru yang lulus ini,  jika mencalonkan pemimpin, yang menjadi salah satu standar operasional prosedur  (SOP) menjadi  Kepala sekolah. Program kurikulum merdeka belajar akan diterapkan di tahun ajaran baru nanti,  mudah-mudahan guru-guru sekarang  lebih kreatif  mulai mengembangkan  diri untuk  mengajar lebih baik dan menerapkan pembelajaran yang sesuai  dengan kebutuhan dan karakteristik murid, “jelasnya.

 

Secara teori program kurikulum merdeka belajar  lebih memberikan kesempatan bagi  siswa untuk belajar yang diminati, untuk buku-buku sudah dipersiapkan yang bisa didownload mandiri.  Salah satu tujuan dari program kurikulum merdeka belajar ini adalah untuk pemulihan pembelajaran  siswa dimana 2 tahun pandemi cara belajar siswa kurang optimal.

SIMAK JUGA :  Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi

 

” Untuk saat ini yang harus dibenahi adalah skill atau kompetensi guru, dimana guru harus menguasai, apa itu guru penggerak, program merdeka belajar, dan bagaimana penerapannya. Guru harus lebih kreatif agar tidak mengalami kesulitan dalam melaksanakan proses pembelajaran dan tujuan bisa tercapai,” tutup Afrida.

( Rohana)

berita lainnya

Inovasi Keren Mahasiswa UPER, Limbah Kerang Jadi Batako Penghasil Listrik

Rohana Sinaga

SMPN 16 Depok Gelar Pelepasan Siswa Tahun 2023, Kepsek Agus Purwanto : Angkatan Tahun ini Angkatan Spesial

Rohana Sinaga

Styrofoam Sebabkan Kanker, Mahasiswa UPER Inisiasi Penggantinya yang Ramah Lingkungan

Rohana Sinaga
error: Content is protected !!