Pembangunan

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Yeti Wulandari Hadiri Musrenbang Kelurahan Curug Cimanggis

Depok – Laboranews.com |  Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk perencanaan kegiatan tahun 2026. Acara yang berlangsung pada Kamis (30/1/2025) di Aula Kelurahan Curug ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Yeti Wulandari.

Dalam keterangannya, Yeti Wulandari menyampaikan beberapa usulan penting yang menjadi perhatian dalam Musrenbang kali ini. Salah satunya adalah peningkatan fasilitas pendidikan. Selain itu, ia juga menyoroti janji kampanye kepala daerah terpilih, Supian Suri – Chandra, yang meskipun belum dilantik, akan mulai dijalankan pada tahun 2026. Beberapa poin utama dari janji kampanye tersebut antara lain:

1. Anggaran pembangunan untuk setiap RW sebesar Rp300 juta.

2. Penyediaan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan bagi ketua RT dan RW.

3. Pengembangan wisata keberagaman.

4. Pengelolaan sampah terpadu.

 

“Alhamdulillah, usulan-usulan ini sudah dimasukkan oleh Bappeda dalam Musrenbang untuk tahun 2026. Setelah pelantikan kepala daerah terpilih, kami di DPRD akan membahas lebih lanjut agar janji kampanye ini bisa masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” ujar Yeti Wulandari.

SIMAK JUGA :  Penataan Simpang GDC Tuntas, Arus Lalu Lintas Kian Lancar

Sementara itu, Lurah Curug, Rahmah Suryandari, menjelaskan bahwa hasil Musrenbang ini merupakan tindak lanjut dari rembuk RW yang sebelumnya telah dilaksanakan. Setiap RW telah mengusulkan kegiatan prioritas, baik yang bersifat wajib maupun pilihan.

“Di Kelurahan Curug terdapat 11 RW, dan total anggaran yang diajukan dalam Musrenbang ini mencapai sekitar Rp3,29 miliar. Kegiatan yang diusulkan terdiri dari dua kategori, yaitu fisik dan pemberdayaan. Sebagian besar anggaran dialokasikan untuk sarana dan prasarana, seperti pemasangan CCTV dan pengadaan alat olahraga. Beberapa RW juga mengalokasikan anggaran untuk pengelolaan sampah dan perbaikan drainase, sesuai dengan kebutuhan masing-masing,” jelas Rahmah.

Ia menambahkan bahwa pada tahun 2026, anggaran kelurahan tidak tersedia, sehingga seluruh kegiatan akan berbasis RW. “Semua usulan disesuaikan dengan kebutuhan warga di masing-masing RW, agar pembangunan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran,” pungkasnya. ( Rohana)

berita lainnya

DPMPTSP Kota Depok Gelar Forum Renja 2026, Fokus pada Kemudahan Perizinan dan Peningkatan Investasi

Rohana Sinaga

Wali Kota Depok Supian Suri: Maksimalkan Pemanfaatan Maggot untuk Atasi Sampah Organik

Rohana Sinaga

Depok Open Space, Ruang Ekspresi dan Aspirasi Bagi Warga Depok

Rohana Sinaga
error: Content is protected !!