POLITIK

Teror terhadap Anggota DPRD Sumut Irham Buana , Mangihut Sinaga: Kapolda Sumut Harus Bertindak Tegas sampai Tuntas!

Gambar: Mangihut Sinaga, S.H., M.H. Anggota Komisi III DPR-RI Fraksi Partai Golkar

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Mangihut Sinaga, S.H., M.H., mengecam keras aksi teror yang dialami oleh Irham Buana Nasution, S.H., M.H., politisi Partai Golkar dan anggota DPRD Sumatera Utara, yang mobil pribadinya dilempari oleh orang tak dikenal (OTK) saat agenda kunjungan kerja di daerah pemilihannya, Medan Belawan, Selasa (8/7/2025).

Menurut Mangihut, tindakan kekerasan dan intimidasi terhadap pejabat publik merupakan bentuk serangan terhadap demokrasi dan supremasi hukum di Indonesia. Ia menilai bahwa siapapun pelakunya, tindakan tersebut harus diusut tuntas demi menjaga ketertiban umum dan wibawa negara.

“Saya mengecam keras aksi teror yang telah menimpa saudara kami, Irham Buana Nasution. Di republik yang kita cintai ini, tidak boleh ada ruang sedikit pun bagi pelaku pelanggaran hukum dan pengganggu ketertiban umum. Pelaku harus segera ditindak tegas,” tegas Mangihut dalam keterangannya, Rabu (9/7/2025).

Mangihut juga meminta Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto untuk segera memberikan sikap dan menaruh perhatian khusus terhadap insiden ini. Ia menegaskan bahwa insiden semacam ini bukan sekadar serangan personal, tetapi dapat berdampak pada rasa aman masyarakat secara luas.

SIMAK JUGA :  Refleksi Penegakan Hukum 2025: Ketegasan Kuantitatif dan Tantangan Legitimasi

“Saya meminta Kapolda Sumut untuk mengambil tindakan tegas dan mengusut tuntas siapa pelaku dan motif dari serangan ini. Jika anggota dewan bisa diteror secara terang-terangan di ruang publik, bagaimana nasib masyarakat biasa? Ini alarm serius bagi penegakan hukum,” ujar Mangihut.

Sebagai anggota Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan, Mangihut menyatakan komitmennya untuk terus mendorong aparat penegak hukum agar profesional dan tidak ragu dalam menindak setiap bentuk kejahatan, termasuk tindakan yang mengarah pada teror politik atau intimidasi.

“Negara tidak boleh kalah oleh premanisme. Ini bukan soal siapa korbannya, tapi soal menjaga rasa aman dan kepercayaan publik terhadap negara dan hukum,” pungkasnya.

Diketahui, mobil pribadi milik Irham Buana Nasution dilempari oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor tanpa pelat nomor usai Irham menunaikan salat dan hendak melanjutkan kunjungan kerja ke Medan Labuhan. Insiden ini telah dilaporkan ke Mapolda Sumut dengan nomor: STTLP/B/1065/VII/2025/SPKT Polda Sumut. Harapan Bapak Mangihut Sinaga sebagai Anggota DPR-RI Komisi III untuk masalah ini segera diselesaikan dan pelakunya ditangkap.

SIMAK JUGA :  Refleksi Penegakan Hukum 2025: Ketegasan Kuantitatif dan Tantangan Legitimasi

(MRS/AJC)

berita lainnya

Rienova SD.S.Sos.MMSI Caleg Incumbent DPRD Kota Depok Partai Gerindra Nomor Urut 2 Dapil Cilodong Tapos Gelar Kegiatan Senam Gemoy dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Rohana Sinaga

MINIM PRESTASI, GAGAL MENGANTISIPASI, NYAWA NAPI HILANG TERMAKAN API

Artinus Hulu

Boby Uktolseja SH Caleg Provinsi Jabar VIII Dapil Kota Depok Bekasi, Saatnya Yang Muda Terjun Berpolitik

Rohana Sinaga
error: Content is protected !!