RAGAM

H. Hamzah Tegaskan Lebaran Depok Bukan Sekadar Hiburan, tapi Pelestarian Budaya

Depok – Hari ketiga pelaksanaan Lebaran Depok 2026 berlangsung meriah di Alun-alun Timur Grand Depok City (GDC), Kamis (7/5/2026). Dengan kegiatan lomba fashion show “Jadulan”, warga Kota Depok memadati lokasi acara dengan mengenakan kostum khas era 70-an hingga 80-an.

Nuansa tempo dulu begitu terasa. Berbagai pakaian unik bernuansa jadul dipadukan dengan alunan lagu lawas yang membuat suasana semakin semarak. Para peserta tampak antusias berjoget dan menikmati rangkaian hiburan yang disajikan panitia.

Suasana gembira saat Wali Kota Depok Supian Suri hadir ditengah kegiatan lomba fashion show Jadulan, Lebaran Depok 2026, Kamis (7/5/26)

Kemeriahan semakin terasa saat Wali Kota Depok Supian Suri bersama istri hadir di tengah masyarakat. Kehadiran orang nomor satu di Kota Depok tersebut langsung disambut antusias warga yang berebut mengajak berfoto bersama.

Ketua Panitia Lebaran Depok 2026, H. Hamzah, juga tampil total dengan mengenakan busana khas tahun 80-an hasil idenya sendiri.

Hamzah mengatakan, Lebaran Depok bukan sekadar hiburan tahunan, melainkan bagian dari upaya melestarikan budaya dan tradisi masyarakat Depok.

“Lebaran Depok ini adalah acara pelestarian budaya. Anak-anak muda bisa mengetahui bagaimana tradisi orang tua kita dulu saat menyambut Hari Raya Idulfitri. Jadi ini merupakan pelestarian tradisi budaya masyarakat Depok,” ujar Hamzah yang juga legislator Partai Gerindra dan anggota DPRD Kota Depok.

SIMAK JUGA :  Ngubek Empang Lebaran Depok 2026 di Cipayung Diserbu Warga

Ia juga menanggapi usulan agar kegiatan Lebaran Depok dibuatkan Peraturan Daerah (Perda). Menurutnya, usulan tersebut muncul karena Lebaran Depok telah menjadi agenda rutin tahunan yang dinilai penting untuk menjaga tradisi dan budaya lokal.

“ Bapemperda menyampaikan karena ini agenda rutin tahunan dan memiliki fungsi pelestarian budaya, maka ada usulan agar Lebaran Depok diperdakan. Jika sudah menjadi Perda, maka pendanaan kegiatan bisa sepenuhnya menggunakan APBD Kota Depok,” jelasnya.

Selama ini, lanjut Hamzah, pembiayaan acara masih berasal dari kombinasi anggaran pemerintah dan dukungan sponsor. Namun jika telah memiliki dasar hukum melalui Perda, maka pembiayaan dapat dialokasikan secara penuh melalui APBD.

Sebagai ketua panitia, Hamzah mengaku persiapan acara dilakukan dalam waktu sekitar tiga minggu. Meski demikian, ia bersyukur seluruh rangkaian kegiatan hingga hari ketiga berjalan lancar dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

“Masih ada rangkaian acara pada Jumat dan Sabtu. Puncaknya nanti Sabtu malam Minggu yang dipastikan akan lebih meriah,” katanya.

Panitia juga telah menyiapkan berbagai hiburan untuk masyarakat, termasuk penampilan grup Band ElCorona pada Jumat malam dan penampilan Wali pada Sabtu malam secara gratis untuk warga Depok.

SIMAK JUGA :  Ngubek Empang Lebaran Depok 2026 di Cipayung Diserbu Warga

Selain hiburan, panitia juga menyediakan berbagai doorprize menarik seperti kulkas, mesin cuci, hingga sepeda listrik bagi para pengunjung yang hadir. (Rohana)

berita lainnya

Ir. Edison Sinaga Siap Maju Menjadi Ketua Umum PPTSB

Rohana Sinaga

BPN Palangka Raya Bergerak, Ribuan Sertifikat Elektronik Dibagikan Termasuk Pelaku UMKM dan Pelaku Usaha Perikanan

Rohana Sinaga

Rayakan Natal Bersama, PGIS Depok Kecewa Wali Kota Tak Hadir

Rohana Sinaga
error: Content is protected !!