Depok-Laboranews.com
Warga Cinere Serbu Tebus Murah minyak goreng yang Digelar Icuk Pramana Putra Caleg DPRD Kota Depok Partai PSI Dapil Beji Cinere Limo, di Wilayah Cinere, Kamis(8/2/24).
” Kegiatan hari ini sebetulnya bagian dari rangkaian kampanye PSI, kami mengadakan tebus murah di Kecamatan Cinere yang sebetulnya sudah beberapa kali dilakukan, setelah kemaren di Limo dan saat ini di RT.3 RW.01,” ujar Icuk.
Dengan digelarnya kegiatan tersebut, Icuk berharap daerah Beji Cinere Limo bisa menjadi basis suara PSI di tahun 2024 ini, sama ketika di tahun 2019 lalu.
Untuk program Unggulannya adalah sektor Pendidikan yang paling sering diaspirasikan oleh masyarakat padanya yakni jumlah Sekolah SMP masih kurang, sementara untuk keterbutuhannya untuk SMP dan SMA Negeri yang belum bisa mengcover zonasi di daerah tersebut yang akhirnya masuk sekolah swasta.
” Mudah-mudahan dengan hadirnya saya, aspirasi warga bisa terealisasi dengan jumlah sekolah menambah, dan justru ini bukan program unggulan kami tetapi karena permintaan masyarakat,” ucapnya.
Pihaknya mempunyai target 12 ribu suara bisa diraih untuk bisa duduk di kursi DPRD Kota Depok.
Icuk memberikan himbauan kepada warga agar jangan golput, gunakan hak suaranya , gunakan hak pilih untuk memastikan Kota Depok mendapatkan perubahan yang terbaik.
Menyikapi isu catatan Setara Institute dimana kota Depok masuk kota toleran yang paling bawah atau disebut intoleran, Icuk berpendapat,” sebenarnya yang lebih parah dimana Kepala Pemerintahan tidak mengakui itu menjadi sebuah catatan, ini sangat disayangkan apabila Pemerintah kota anti kritik, kalau nilai jelek nggak mau, senangnya kalau ada penghargaan, jadi kalau ada pemikiran dari luar yang sekiranya menilai kita intoleran, ayo kita perbaiki bersama-sama,” jelasnya.
Dirinya menilai dalam hal ini yang harus dibenahi adalah perihal perizinan Rumah Ibadah dan toleransi antar umat beragamanya.
” Jumlah Guru Agama aja masih kurang di Kota Depok yakni guru agama non Muslim ya, setau saya ASN guru agama non Muslim sedikit, selama ini yang ada adalah guru-guru yang didatangkan dari Rumah-rumah ibadah yang terdekat dengan sekolah untuk mengajar, kalau ada niat untuk memperbaiki intoleransi, diperbaiki regulasinya,” Pungkas Icuk Nomor Urut 1 PSI Dapil Beji Cinere Limo.
( Rohana)
