
Depok- Laboranews.com
Mou PGIS Depok dengan BNN hal P4GN direalisasikan dalam wujud tayangan video dimana dalam memperingati Hari Anti Narkotika Internasional 26 Juni 2022, Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Setempat ( PGI-S) juga berkolaborasi dengan Lembaga Anti Narkotika Kota Depok berinisiatif agar setiap gereja-gereja di Kota Depok menayangkan video yang telah dipersiapkan dengan harapan ditayangkannya video tersebut mengajak para generasi muda untuk menjauhi narkoba dan berani menolak serta perang lawan narkoba.
Terlihat seperti di Gereja GGP Bait El Depok Lama ditayangkan video pada saat ibadah minggu berlangsung, demikian juga halnya di Gereja POUK Depok Timur, dan Gereja GKJ Yeremia, Minggu (26/6/22).
Dalam tayangan, Mangaranap Sinaga selaku penasehat Lembaga Anti Narkotika mengajak secara khusus pada generasi muda dan remaja untuk menjauhkan narkoba dari hidupnya.
” Hari ini kita memperingati Hari Anti Narkoba Internasional yang diperingati seluruh dunia, hari ini kita diingatkan akan bahaya narkoba diantaranya : 1. Narkoba mengakibatkan penurunan kesadaran bahkan hilang ingatan, 2.menyebabkan dehidrasi, serangan panik dan halusinasi, 3. Kecanduan, 4. Mengganggu kualitas hidup, 5. Menyebabkan kematian,” jelas Mangaranap dalam tayangan, yang juga Sekum PGI-S tersebut.
Dikesempatan yang sama Ketua Umum PGI-S, Pdt. Romy S. Palit juga mengajak agar bersama-sama untuk menolak bahkan perang melawan narkoba.
Dikatakannya,” Setelah melihat tayangan tersebut bahwa narkoba sangat merusak generasi muda, merusak tubuh, jiwa dan Roh anak-anak muda, itu sebabnya, Ingat..tidak tahukah kamu bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh kudus yang kamu peroleh dari Allah dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri, sebab kamu telah dibeli dengan harga yang lunas dibayar, karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu,” Ungkapnya.
Ditempat yang berbeda, Ryan Ishak, Ketua Lembaga Anti Narkotika juga menyampaikan ,” bahwa dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional tanggal 26 Juni mengingatkan kita bahwa narkoba merusak masa depan generasi muda, oleh karena itu kita seluruh elemen masyarakat bertanggung jawab atas masa depan generasi muda untuk kemajuan bangsa dan negara, dan saya ucapkan terimakasih atas penayangan video yang ditampilkan,” tuturnya.
(rh)
