Gambar: Mangihut Sinaga, S.H., M.H. Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Golkar
Penulis: Axel
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Mangihut Sinaga, menekankan pentingnya kehadiran sosok Hakim Agung yang memiliki keberanian dalam mengambil keputusan, terutama dalam menghadapi persoalan penumpukan perkara di Mahkamah Agung (MA).
Pesan tersebut disampaikan Mangihut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPR RI dengan Panitia Seleksi Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc HAM pada Mahkamah Agung Tahun 2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/8).
“Persoalan di Mahkamah Agung ini sebenarnya banyak sekali, termasuk juga penumpukan perkara-perkara yang begitu besar. Artinya kita membutuhkan Hakim Agung yang sekarang ini role model-nya itu berani, berani membuat suatu keputusan bagaimana perkara kecil itu jangan sampai ke Mahkamah Agung supaya jangan numpuk,” ujar Mangihut Sinaga.
Lebih lanjut, legislator asal Daerah Pemilihan Sumut III itu berharap agar Panitia Seleksi (Pansel) Hakim Agung benar-benar serius mencari figur yang sesuai dengan harapan Komisi III.
“Kami berharap Pansel ini harus lebih betul-betul menggereget lah sedikit mencari figur yang kita harapkan, sehingga (dapat) mengurangi beban penyelesaian perkara di Mahkamah Agung,” tegas Mangihut.
Mangihut Sinaga juga menyoroti terkait parameter yang ditetapkan oleh panitia seleksi terkesan normatif. Perlu parameter lebih yang disiapkan dari awal untuk mencari bibit-bibit Calon Hakim Agung yang sesuai harapan, sehingga dapat menjadi solusi dari segala permasalahan yang terjadi terus-menerus di tubuh Mahkamah Agung.
