POLITIK

Mangihut Sinaga Gelar Tiga Giat Sosialisasi Empat Pilar di Pematangsiantar, Tegaskan Persatuan di Tengah Tantangan Zaman

Anggota DPR RI sekaligus Anggota MPR RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara III, Mangihut Sinaga, S.H., M.H., melaksanakan tiga kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dalam satu hari penuh di Kota Pematangsiantar, Selasa (9/12/2025). Kegiatan ini menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari masyarakat umum, pemuda gereja, hingga organisasi kemasyarakatan.

Tiga giat tersebut dilaksanakan secara berurutan sejak pagi hingga malam hari. Giat pertama berlangsung pukul 07.00–12.00 WIB bersama masyarakat umum setempat di Urban Coffee, Jalan SKI, Kelurahan Aek Nauli, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar dengan diikuti sekitar 150 peserta. Giat kedua dilanjutkan pukul 13.00–17.30 WIB bersama Pemuda GKPI Aek Nauli di lokasi yang sama, juga diikuti sekitar 150 peserta. Sementara giat ketiga digelar pada malam hari pukul 18.30–22.00 WIB di Aula Kantor DPC PIKI, Jalan Melanthon Siregar, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar dengan jumlah peserta serupa.

Dalam ketiga kegiatan tersebut, Mangihut Sinaga menyampaikan materi Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Ia menegaskan bahwa keempat pilar tersebut bukan sekadar konsep normatif, melainkan pedoman hidup berbangsa dan bernegara yang harus terus diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan kritis dari peserta. Salah satu isu utama yang mengemuka adalah ancaman disintegrasi bangsa, seperti separatisme dan radikalisme. Menanggapi hal tersebut, Mangihut menekankan pentingnya penguatan dan pengamalan nilai-nilai Empat Pilar secara konsisten oleh pemerintah maupun masyarakat sebagai benteng menjaga keutuhan NKRI.

Isu lain yang juga mendapat perhatian adalah peran media sosial. Mangihut menjelaskan bahwa media sosial memiliki dua sisi. Di satu sisi dapat menjadi sarana edukasi, promosi budaya, dan komunikasi lintas kelompok untuk memperkuat persatuan, namun di sisi lain dapat menjadi ancaman jika digunakan untuk menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, dan polarisasi berbasis SARA.

Pertanyaan mengenai makna Bhinneka Tunggal Ika juga menjadi sorotan. Mangihut menegaskan bahwa keberagaman suku, agama, ras, dan budaya merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga dengan semangat toleransi, persatuan, dan kesetaraan, sehingga Indonesia tetap utuh sebagai satu bangsa.

Selain itu, peserta juga menyoroti persoalan ketidakadilan sosial, termasuk praktik diskriminasi dalam pembagian bantuan sosial. Menurut Mangihut, pemerintah harus memastikan pemerataan pembangunan, memperkuat akses pendidikan dan kesehatan, memberdayakan ekonomi rakyat melalui UMKM dan koperasi, serta menjalankan penegakan hukum yang adil dan tanpa diskriminasi agar keadilan sosial benar-benar dirasakan masyarakat.

Isu penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda turut dibahas. Mangihut menekankan bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam pencegahan narkoba, didukung oleh peran sekolah, masyarakat, dan negara dalam membangun lingkungan yang sehat dan suportif bagi anak muda.

Menjawab pertanyaan terkait Indonesia Emas 2045, Mangihut menjelaskan bahwa tahun tersebut menjadi momentum bersejarah karena Indonesia genap berusia 100 tahun. Target Indonesia Emas 2045 diarahkan untuk mewujudkan negara maju dan berdaya saing global dengan memanfaatkan bonus demografi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia berbasis nilai Pancasila dan penguasaan teknologi.

Melalui rangkaian tiga giat sosialisasi ini, Mangihut Sinaga berharap pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap Empat Pilar Kebangsaan semakin menguat. Ia menegaskan bahwa menjaga persatuan dan keutuhan bangsa merupakan tanggung jawab bersama, terutama di tengah tantangan globalisasi dan dinamika sosial yang terus berkembang.

berita lainnya

Kampanye Akbar Partai Perindo, Rere Tati Srihardina Caleg DPRD Kota Depok Dapil Pancoran Mas : Fokus Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat

Rohana Sinaga

Komisi III DPR RI Dorong Penguatan Penanganan TPPO dan Pengawasan Anggaran di Mapolda NTT

Admin

Mangihut Sinaga Minta Kasus Dugaan Pemerasan di Propam Polda Sumut Diusut Tuntas: “Polri Harus Tegas, Transparan, dan Jaga Citra Institusi”

Admin
error: Content is protected !!