Depok – Laboranews.com | Jane Nadeak, Ketua DPC PSI Bojongsari, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan halal bihalal yang dinilainya mampu memperkuat soliditas antar kader.
Selain itu, Jane yang juga menjabat sebagai Ketua BPC PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Kota Depok menyoroti masih banyaknya hotel dan apartemen yang belum memiliki izin. Ia mendorong Pemerintah Kota Depok untuk memberi perhatian lebih serius terhadap persoalan tersebut.
Dalam upaya memajukan sektor hotel dan restoran di Kota Depok, Jane berharap Pemkot Depok dapat menghadirkan kebijakan perizinan yang lebih ramah dan terjangkau bagi pelaku usaha.
“Berilah misalnya sertifikat halal gratis, karena sekarang pembeli restoran menurun. Kalau kami dituntut harus membayar izin yang mahal, kami khawatir tidak bisa bertahan. Jadi pemerintah perlu hadir dengan memberikan perizinan yang biayanya terjangkau,” jelas Jane yang juga selaku menejer di restoran Godong Ijo.
Ia juga menyarankan agar Abang Mpok Depok difungsikan sebagai duta pariwisata. Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu promosi sektor hotel dan restoran dengan biaya pemasaran yang lebih efisien.
“Biaya influencer cukup besar. Dengan Abang Mpok difungsikan menjadi duta pariwisata Depok, kami yakin biaya marketing restoran dan hotel menjadi lebih terjangkau,” ujar Jane, yang juga dosen di IPB, Rabu (22/4/2026) di Sekretariat DPD PSI saat acara halal bihalal.
Jane turut menyoroti bahwa Depok belum memiliki ciri khas kuat sebagai daya tarik wisata. Karena itu, ia mengusulkan program “Depok to Depok” melalui pembuatan kartu berbasis database yang dapat dimanfaatkan sebagai kartu diskon.
Menurutnya, masih banyak hotel dan restoran yang belum memiliki izin, sehingga pemerintah kehilangan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang seharusnya dapat meningkatkan pendapatan Pemkot Depok. (Rohana)
