Depok –Laboranews.com| Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus menggenjot pembangunan jalan baru alternatif Enggram-Pemuda sebagai salah satu upaya mengurangi kepadatan lalu lintas di Jalan Raya Sawangan.

Proyek pembangunan jalan alternatif tersebut kini hingga Selasa (1/9/2026), progres pekerjaan telah mencapai sekitar 60 persen dengan deviasi plus 6 persen dari target yang telah ditetapkan.
Pelaksana proyek dari PT Lagoa Nusantara, Sitorus, mengatakan capaian tersebut menunjukkan pelaksanaan pekerjaan berjalan lebih cepat dibandingkan target yang direncanakan.
“Progres saat ini sudah mencapai 60 persen dengan deviasi plus 6,” ujar Sitorus saat ditemui di lokasi proyek, Selasa (1/9/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah bagian badan jalan yang dibangun telah memasuki tahap pembetonan. Selain itu, pekerjaan pembangunan jembatan juga tengah dikebut oleh pihak pelaksana.
Untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan, sekitar 60 pekerja dikerahkan di lokasi proyek.
Sitorus menjelaskan, pembangunan jalan alternatif tersebut memiliki panjang 872 meter dengan lebar koridor yang bervariasi, yakni antara 9,5 meter hingga 12,5 meter.
“Panjang jalan yang dibangun 872 meter dengan lebar koridor 9,5 hingga 12,5 meter. Pekerjaan utama: pelebaran jalan, pembangunan jembatan, turap batu kali, sheet pile, hingga trotoar,” ucapnya.
Proyek yang bersumber dari anggaran Pemerintah Kota Depok tersebut memiliki nilai kontrak sekitar Rp30 miliar. Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada PT Lagoa Nusantara dengan masa pengerjaan selama 180 hari kalender.
Pekerjaan dimulai pada 8 Juni 2026 dan ditargetkan selesai pada 6 Desember 2026.
Dengan capaian progres yang telah mencapai 60 persen dan deviasi positif 6 persen pada minggu ke-13, pelaksanaan proyek saat ini berada di atas target. Pekerjaan pembangunan badan jalan, jembatan, serta sejumlah konstruksi pendukung terus dilakukan secara simultan untuk mengejar penyelesaian sesuai jadwal.
Pembangunan jalan alternatif Enggram-Pemuda ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan jalur bagi masyarakat sekaligus membantu mengurai kepadatan kendaraan yang selama ini terjadi di Jalan Raya Sawangan.(Rohana)
