Kolaborasi Siswa Reguler dan Anak Istimewa, Disdik Depok Gelar Lomba Pendidikan Anak Indonesia Hebat

Depok- Laboranews.com|  Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok menggelar kegiatan Lomba Pendidikan Inklusif dengan mengusung format kolaborasi (mix) yang mempertemukan peserta didik reguler dan anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam satu ajang.

penampilan salah satu peserta dalam lomba ansambel musik dan vokal, Jumat (30/10/26)

Kegiatan bertema “Pendidikan Anak Indonesia Hebat” tersebut berlangsung semarak di kawasan Balai Kota Depok, Jumat (30/10/2026).
​Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahid Suryono, menjelaskan bahwa skema kolaborasi ini merupakan bentuk pembaruan dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya yang hanya berfokus pada peserta didik inklusi.

​”Tahun ini lombanya menggunakan format baru. Kalau dulu hanya lomba anak inklusi saja, sekarang dikolaborasikan (mix). Mengapa? Karena kita ingin anak-anak kita tidak melihat adanya perbedaan. Setiap anak punya keistimewaannya masing-masing, punya kemampuan dan kecakapan,” ujar Wahid saat membuka acara di Aula Perpustakaan Kota Depok.

​Melalui pendekatan ini, Wahid berharap nilai-nilai kebersamaan dan saling menghargai dapat tertanam kuat di lingkungan sekolah tanpa membeda-bedakan latar belakang siswa.

​Strategi Menuju Indonesia Emas 2045.

​Lebih lanjut, Wahid menyoroti pentingnya penanaman nilai inklusivitas sejak dini sebagai bagian dari langkah strategis menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang tangguh dari kelompok usia produktif menjadi penentu masa depan bangsa.

SIMAK JUGA :  Ajak Generasi Muda Terus Berinovasi, Direktur SDM Pertamina Tekankan Karya yang Bernilai Tambah

​”Isu sentral bidang pendidikan kita adalah mencanangkan bangsa yang hebat pada 2045. Tantangan kita adalah bagaimana menyiapkan manusia tangguh dari usia produktif. Apa yang kita siapkan pada anak-anak hari ini akan menentukan tercapainya Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

​Ia menambahkan, agenda ini merupakan komitmen nyata Pemkot Depok dalam menerapkan prinsip education for all (pendidikan untuk semua), di mana setiap anak berhak mendapatkan pembinaan sesuai spektrum kecerdasan dan potensinya masing-masing.

“Mudah-mudahan acara hari ini menjadi bagian ikhtiar kita agar anak-anak jauh lebih hebat dari kita, karena generasi kita sebentar lagi akan digantikan oleh mereka,” tambahnya.

​Dalam kesempatan tersebut, Kadisdik Depok juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan guru pendamping atas kesabaran serta konsistensi mereka mendampingi tumbuh kembang anak-anak.

​Ragam Perlombaan Tradisional hingga Seni

​Berdasarkan pantauan di lokasi, suasana kemeriahan mewarnai jalannya kompetisi. Berbagai cabang lomba diikuti para peserta dengan penuh antusias, mulai dari permainan tradisional gobak sodor, ansambel musik dan vokal, seni tari, hingga lomba kreativitas daur ulang.

 

​Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Kepala Bidang SMP Yusuf, Kasi Kelembagaan Bahrudin, Koordinator Bidang Inklusi Ade Irma, serta jajaran kepala sekolah dan guru pendamping se-Kota Depok. (Rh)

SIMAK JUGA :  Ajak Generasi Muda Terus Berinovasi, Direktur SDM Pertamina Tekankan Karya yang Bernilai Tambah

Related posts:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!