Pembangunan

Progres 37 Persen, Pembangunan Gedung Baru Kelurahan Meruyung Depok Lampaui Target Schedule

DEPOK — Laboranews.com | Pembangunan gedung baru Kantor Kelurahan Meruyung yang berlokasi di Jalan KH Muhasan 1, Kecamatan Limo, Kota Depok, menunjukkan tren positif. Hingga Kamis (24/9/2026), progres fisik proyek tersebut telah mencapai 37 persen dan mencatatkan deviasi positif plus 2 persen dari target yang direncanakan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pelaksana Proyek dari CV Tetra D Jaya Mandiri, Rumanda, yang didampingi Konsultan Supervisi dari CV Inti Karya Mitra Selaras, Dwi, di lokasi proyek.

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) membiayai proyek ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp7,23 miliar. Proyek yang dikerjakan oleh CV Tetra D Jaya Mandiri ini ditargetkan rampung dalam waktu pelaksanaan 150 hari kalender.

“Saat ini kami sedang masuk tahap pengerjaan struktur topping off di lantai 3. Target kami dua minggu lagi sudah mulai pemasangan atap. Mengingat sudah memasuki musim hujan, pengerjaan struktur atas ini kami percepat,” ujar Rumanda.

Gedung Kantor Kelurahan Meruyung berdiri di atas lahan seluas 808 meter persegi dengan total luas bangunan tiga lantai mencakup:

Lantai 1 (360 m²): Dimanfaatkan untuk pusat pelayanan publik, aula kantor, dan fasilitas toilet umum di bagian belakang.

Lantai 2 (240 m²): Digunakan untuk area perkantoran dan ruang kerja staf.

Lantai 3 (230 m²): Digunakan untuk ruang pendukung dan kegiatan operasional lainnya.

Untuk mengejar efisiensi waktu, pihak kontraktor menerapkan metode kerja paralel serta mengerahkan 40 orang pekerja. Meski demikian, pengerjaan proyek saat ini tidak menerapkan jam lembur malam demi menjaga kenyamanan dan waktu istirahat warga sekitar.

“Target penyelesaian sesuai kontrak adalah pertengahan Desember 2026. Namun, dengan metode kerja simultan—seperti pemasangan dinding di lantai 1 yang sudah berjalan meski lantai 2 belum penuh selesai—kami optimistis bangunan bisa diselesaikan pada awal Desember 2026,” jelasnya.

Ia menambahkan, opsi jam lembur hanya akan diambil jika terdapat pengerjaan item krusial atau jika terjadi kendala jadwal di kemudian hari. Selama progres masih sesuai dengan rencana (on schedule), jam kerja yang diterapkan tetap normal.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan antisipasi genangan, gedung baru ini dilengkapi dengan 10 titik sumur resapan berdiameter 1 meter dengan kedalaman 2 meter.

Selain itu, terdapat penambahan fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berupa reservoir atau tandon penampung air hujan. Fasilitas ini dirancang untuk memanfaatkan air hujan sebagai penyiram tanaman di area taman kelurahan agar pasokan air tidak terbuang sia-sia. Inovasi ramah lingkungan ini juga telah dipresentasikan langsung saat kunjungan Wali Kota Depok ke lokasi proyek. (Rh)

berita lainnya

Musrenbang Kelurahan Cilangkap 2025 : Menuju Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan untuk 2026

Rohana Sinaga

Musrenbang Kelurahan Harjamukti 2025 : Mensinergikan Usulan Tiap RW untuk Pembangunan Berkelanjutan

Rohana Sinaga

Proyek Jalan Alternatif Enggram-Pemuda Capai 60 Persen, Deviasi Plus 6 Persen

Rohana Sinaga
error: Content is protected !!