Depok – Laboranews.com | Pemerintah Kota Depok menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Depok Tahun 2027 bertajuk “Peningkatan Daya Saing Daerah Menuju Depok Maju” di Aula Serbaguna Lantai 10 Gedung Dibaleka II, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi, Wali Kota Depok Supian Suri, Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, Kepala BPS Provinsi Jawa Barat Margareta Ari, Sekretaris Daerah Kota Depok Mangnguluang Mansur, Kepala Baperida Kota Depok Dadang Wihana, Ketua DPRD Kota Depok Ade Supriyatna, serta anggota DPRD Kota Depok.

Dalam sambutannya, Wali Kota Depok Supian Suri menegaskan komitmen bersama mewujudkan visi “Depok Maju”. Menurutnya, keberagaman masyarakat Depok yang berjumlah lebih dari dua juta jiwa menjadi kekuatan utama pembangunan.
“Depok adalah rumah besar miniatur Indonesia. Dengan semangat kolaborasi yang kuat, insyaallah kemajuan kota ini dapat benar-benar kita capai,” ujarnya.
Ia menjelaskan, implementasi visi tersebut diwujudkan melalui empat misi pembangunan yang akan diperkuat dalam lima tahun ke depan, termasuk perencanaan program prioritas tahun 2027.
Misi pertama menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pemkot Depok menargetkan tidak ada lagi anak yang putus sekolah, mulai dari jenjang PAUD hingga minimal SMA/SMK, serta mendorong akses pendidikan tinggi melalui program beasiswa.
Salah satu upaya yang telah berjalan adalah program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG). Saat ini, sebanyak 47 sekolah swasta telah bekerja sama dengan Pemkot Depok tanpa pungutan biaya bagi siswa. Tahun ini, program tersebut akan diperluas ke jenjang PAUD/TK/RA dengan target 33 sekolah swasta.
Selain itu, Pemkot Depok juga akan membangun Rumah Kreatif Anak Istimewa (RKAI) sebagai bentuk dukungan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.
Misi kedua berfokus pada pembangunan infrastruktur dan penguatan wilayah. Pemkot Depok menargetkan penguraian titik kemacetan melalui pembangunan fisik Jalan Enggram, pelebaran Jalan Raya Sawangan-Abdul Wahab, serta rencana pembangunan flyover Margonda dan underpass Citayam yang akan dibangun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Dalam pengelolaan lingkungan, upaya menyelesaikan permasalah sampah, Pemkot Depok telah menandatangani kesepakatan dengan Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang disaksikan Kementerian Lingkungan Hidup, terkait pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy).
Melalui kerja sama ini, sekitar 750 ton sampah per hari di kota Depok akan dikelola bersama di Kota Bogor sebagai bagian dari solusi jangka panjang penanganan sampah regional.
Meski demikian, Kota Depok masih memiliki pekerjaan rumah sekitar 500 ton sampah per hari yang harus dikelola secara mandiri.
Untuk itu, Pemkot Depok mendorong penguatan sistem pengelolaan sampah dari hulu melalui pemilahan di tingkat rumah tangga bersama RT dan RW.
Salah satu program yang telah berjalan adalah pengumpulan minyak jelantah, di mana masyarakat dapat menukarkan tiga liter minyak jelantah dengan satu liter minyak goreng baru sebagai bentuk insentif partisipasi warga dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Di bidang kesehatan, Pemkot Depok juga menargetkan penambahan puskesmas serta perluasan jaminan kesehatan bagi warga kurang mampu.
Misi ketiga menitikberatkan pada penguatan ekonomi lokal dan pembukaan lapangan kerja dan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan, serta program magang dan kuliah ke luar negeri bagi generasi muda.
Sementara itu, misi keempat menekankan terciptanya pemerintahan yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Wali Kota mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Supian Suri berharap Musrenbang RKPD 2027 yang diawali dari rembuk RW hingga tingkat kota ini dapat menghasilkan perencanaan dan alokasi anggaran yang tepat sasaran dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“Semoga seluruh ikhtiar ini membawa kemajuan bagi Kota Depok,” tutupnya.(RhS)
